Kabar Jambi Update – Keputusan penting diambil dalam dunia olahraga Provinsi Jambi. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi secara resmi menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026, menjadi tahun 2027.
Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jambi yang digelar selama dua hari, Senin–Selasa, 15–16 Desember 2025, dan melibatkan seluruh KONI Kabupaten/Kota serta Cabang Olahraga (Cabor) tingkat provinsi.
Penundaan ini menjadi salah satu keputusan paling krusial karena Porprov merupakan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi yang menjadi tolok ukur pembinaan dan prestasi atlet daerah.
Alasan Utama Porprov Jambi 2026 Ditunda
Berdasarkan data yang bersumber dari website resmi KONI Muaro Jambi (koni-mj.id), penundaan Porprov Jambi bukan keputusan mendadak. Keputusan ini diambil setelah melalui pembahasan mendalam dan evaluasi menyeluruh.
Alasan utama penundaan adalah keterbatasan anggaran. Sebagian besar KONI Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi tidak memiliki alokasi anggaran Porprov dalam APBD Tahun 2026. Kondisi ini membuat persiapan atlet, sarana prasarana, hingga operasional pertandingan dikhawatirkan tidak berjalan maksimal jika Porprov tetap dipaksakan digelar pada 2026.
Dalam forum Rakerprov, mayoritas peserta sepakat bahwa kualitas penyelenggaraan Porprov harus tetap dijaga, sehingga penundaan dinilai sebagai langkah realistis dan bertanggung jawab.
3 Poin Penting Hasil Rakerprov KONI Jambi
Rakerprov KONI Jambi secara resmi mengesahkan tiga poin penting terkait pelaksanaan Porprov Jambi, yakni:
1. Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tetap Tuan Rumah
Meski pelaksanaan Porprov ditunda, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) tetap dikukuhkan sebagai tuan rumah Porprov Jambi.
Keputusan ini menegaskan bahwa kesiapan daerah tersebut tetap diakui dan tidak berubah, hanya waktu pelaksanaannya yang disesuaikan.
2. Porprov Jambi 2026 Ditunda ke Tahun 2027
Poin kedua sekaligus yang paling krusial adalah penundaan resmi Porprov Jambi dari 2026 ke 2027.
Penundaan ini diharapkan memberi ruang waktu bagi KONI Kabupaten/Kota dan pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran, pembinaan atlet, serta infrastruktur olahraga secara lebih matang.
3. KONI Provinsi Jambi Diberi Mandat Koordinasi
Rakerprov juga memberikan mandat penuh kepada KONI Provinsi Jambi untuk segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, terkait keputusan penundaan tersebut.
Koordinasi ini penting agar kebijakan penundaan berjalan selaras dan tidak menimbulkan kebingungan di tingkat pelaksana.
KONI Muaro Jambi: Keputusan Berat demi Kualitas Porprov
Ketua KONI Kabupaten Muaro Jambi, Aspihani, S.H., menyampaikan bahwa keputusan penundaan ini merupakan dampak langsung dari kebijakan efisiensi anggaran yang terjadi di berbagai daerah.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada cabang olahraga di Kabupaten Muaro Jambi dan Provinsi Jambi secara umum, atas keputusan yang dinilai berat namun harus diambil.
“Kami menyadari keputusan ini mungkin mengecewakan bagi masyarakat dan insan olahraga di Provinsi Jambi. Namun, ini adalah keputusan bersama dalam Rakerprov demi menjaga standar penyelenggaraan Porprov yang berkualitas,” ujar Aspihani di ruang kerjanya, Rabu (17/12/2025).
Menurutnya, Porprov bukan sekadar agenda rutin, tetapi ajang prestasi yang harus diselenggarakan dengan perencanaan matang, pendanaan cukup, dan fasilitas yang memadai.
Kekhawatiran Cabor dan Respons KONI
Di sisi lain, keputusan penundaan ini memang memunculkan kekecewaan dari sejumlah pihak, khususnya pengurus cabang olahraga. Salah satu pengurus Cabor yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatiran bahwa penundaan Porprov dapat berpengaruh terhadap motivasi atlet yang selama ini telah mempersiapkan diri menghadapi ajang tersebut.
Menanggapi hal tersebut, KONI Muaro Jambi berharap agar para atlet tetap menjaga semangat latihan dan fokus pada pembinaan jangka panjang. Penundaan ini diharapkan justru menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas persiapan atlet, bukan sebaliknya.
KONI juga mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga, mulai dari pemerintah daerah, Cabor, pelatih, hingga masyarakat, untuk mendukung hasil Rakerprov KONI Jambi demi suksesnya Porprov Jambi 2027.
Porprov Jambi 2027 Diharapkan Lebih Berkualitas
Dengan penundaan ini, Porprov Jambi 2027 diharapkan dapat terselenggara dengan lebih baik, lebih siap, dan lebih berkualitas. Waktu tambahan satu tahun diharapkan mampu dimanfaatkan untuk pembinaan atlet yang optimal, penyiapan venue sesuai standar, serta dukungan anggaran yang lebih stabil.
Meski berat, keputusan Rakerprov KONI Jambi ini menjadi bukti bahwa kualitas dan keberlanjutan olahraga daerah tetap menjadi prioritas utama.
Porprov Jambi 2027 kini menjadi harapan baru bagi atlet dan insan olahraga di Provinsi Jambi untuk tampil maksimal dan membanggakan daerah masing-masing.













