Kabar Jambi Update – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor perbankan. Hal ini disampaikan saat Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah Jambi di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (8/6).
Pertemuan tahunan ini dihadiri langsung oleh seluruh pemegang saham, mulai dari Gubernur Jambi, perwakilan Bank Jabar, hingga para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.
Salah satu keputusan krusial dalam RUPS kali ini adalah kesepakatan menetapkan enam orang bakal calon Komisaris Independen Bank Jambi. Keenam nama tersebut nantinya akan digiring untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan, termasuk uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain perombakan struktural, RUPS juga menyoroti penguatan modal perusahaan. Para pemegang saham menyepakati rencana penyertaan modal melalui mekanisme inbreng berupa Barang Milik Daerah (BMD). Dalam skema ini, Pemerintah Kota Jambi akan menyerahkan aset berbentuk tanah dan bangunan kepada Bank Jambi guna memperkokoh struktur permodalan korporasi.
Di luar agenda utama perbankan, momentum berkumpulnya para kepala daerah ini dimanfaatkan untuk memperkuat konektivitas wilayah Barat Jambi. Pemerintah Kabupaten Tebo dan Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menandatangani kesepakatan bersama untuk mendukung operasional penerbangan di Bandara Muara Bungo. Langkah taktis ini diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian dan aksesibilitas antardaerah.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan diskusi strategis yang melibatkan Pemerintah Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten/kota, Bank Jambi, dan Bank Jabar. Diskusi tersebut secara khusus membedah peluang penawaran pinjaman daerah sebagai alternatif sumber pembiayaan pembangunan.
Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, menyatakan bahwa partisipasi aktif Pemkab Tanjab Barat dalam RUPS ini merupakan bukti nyata andil daerah selaku pemegang saham.
“Kehadiran kami adalah bentuk komitmen untuk terus mengawal good corporate governance (tata kelola perusahaan yang baik), mendongkrak kinerja Bank Jambi, serta memastikan perbankan daerah mampu menjadi stimulus utama pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi,” ujarnya. (*)













