Kabar Jambi Update – Di tengah maraknya kasus perundungan (bullying) yang terjadi di lingkungan pendidikan, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Jambi terus menggencarkan upaya pencegahan melalui edukasi kepada kalangan pelajar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan penguatan kapasitas HAM kepada siswa SMA Negeri 3 Kota Jambi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam program rutin sekolah bertajuk Panggung Literasi yang digelar setiap hari Jumat. Program ini secara berkala menghadirkan berbagai narasumber dari beragam latar belakang untuk memberikan wawasan dan edukasi kepada para siswa. Pada kesempatan kali ini, Kanwil Kementerian HAM Jambi dipercaya menjadi narasumber dengan materi mengenai pentingnya penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia serta pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jambi menegaskan bahwa tindakan perundungan merupakan salah satu bentuk pelanggaran HAM yang tidak dapat ditoleransi. Menurutnya, setiap individu memiliki hak untuk mendapatkan rasa aman, dihormati, dan diperlakukan secara setara tanpa adanya intimidasi maupun diskriminasi.
“Bullying adalah pelanggaran HAM. Karena itu, penting bagi kita semua, terutama para pelajar, untuk saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” tegasnya di hadapan para siswa.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mulai menerapkan nilai-nilai HAM dari lingkungan terdekat, khususnya di sekolah, melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menolak segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari para siswa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama sesi diskusi berlangsung. Interaksi aktif antara pemateri dan siswa menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu anti-bullying dan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif.
Tidak hanya itu, para siswa juga secara terbuka menyatakan dukungan terhadap berbagai upaya pencegahan perundungan di sekolah. Mereka berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dengan membangun budaya saling menghargai dan menjaga kenyamanan bersama di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan penguatan HAM ini, Kanwil Kementerian HAM Jambi berharap nilai-nilai penghormatan terhadap hak asasi manusia dapat tertanam sejak dini di kalangan pelajar. Dengan demikian, para siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan segala bentuk perundungan.













